Kalbar Catat 1.460 Titik Panas, Ketapang Tertinggi |
TANJUNGPURA.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat melaporkan adanya 1.460 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kalbar pada 29 Agustus 2025 pukul 00.00 – 23.00 WIB.
Dari jumlah tersebut, 1.415 titik berkategori rendah, 39 menengah, dan 6 tinggi. Kabupaten Ketapang tercatat sebagai wilayah dengan hotspot terbanyak yakni 491 titik, disusul Kapuas Hulu 263 titik, Sintang 221 titik, dan Sanggau 142 titik.
Beberapa kabupaten lain juga terpantau memiliki titik panas, seperti Landak 138 titik, Melawi 109 titik, Sekadau 36 titik, Sambas 17 titik, Bengkayang 22 titik, Mempawah 13 titik, serta Kubu Raya 8 titik. Sementara itu, Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang nihil hotspot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BMKG menjelaskan, deteksi hotspot dilakukan dengan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA. Satelit ini menangkap anomali suhu panas baik siang maupun malam hari, namun area yang tertutup awan atau blank zone tidak dapat terdeteksi.
Temuan ini menjadi perhatian serius, mengingat banyaknya titik panas berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat