Dukung Target Pengurangan Sampah dan Aturan Daur Ulang di Indonesia, PCX Markets Luncurkan “Circular Plastic”

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPURA.ID (JAKARTA)  – Indonesia telah menetapkan target untuk mengurangi sampah plastik dan bertransisi ke ekonomi sirkular, dengan mengurangi timbunan sampah hingga 30 persen dan sampah plastik di laut sebesar 70 persen pada 2025, serta mencapai polusi plastik hampir nol pada 2040. 

Untuk mencapai target tersebut, Indonesia juga menargetkan peningkatan pengolahan sampah hingga 70 persen. Namun, tingkat daur ulang plastik di Indonesia masih sangat rendah—hanya sekitar 10 persen, jauh dari target nasional. 914/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjawab tantangan ini, PCX Markets—sebuah platform global yang menyediakan layanan konsultasi untuk mengurangi penggunaan plastik dan pendanaan pengolahan limbah plastik—mengumumkan peluncuran PCX Circular Plastic. Ini adalah sebuah solusi inovatif untuk membantu perusahaan mendapatkan resin plastik daur ulang yang telah diverifikasi, sekaligus mendanai kegiatan pembersihan limbah plastik di hilir yang diaudit secara menyeluruh.

Mitra Proyek PCX Markets di Indonesia

PCX Circular Plastic memastikan bahwa kandungan daur ulang pascakonsumsi yang dibeli perusahaan berasal dari proyek daur ulang yang telah diaudit berdasarkan standar lingkungan dan sosial dari pihak ketiga yang ketat. Seluruh proses berlangsung secara transparan—dapat ditelusuri, dikaji, dan diverifikasi.

Baca Juga :  BUMD Ketapang Dipanggil Rapat, Bupati Alexander Dorong Evaluasi Dan Penataan Ulang

“Dengan memilih PCX Circular Plastic, bisnis menjadi bagian dari ekosistem global yang mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular,” ujar Sebastian DiGrande, Chief Executive Officer PCX Markets. “Saat bisnis berinvestasi dalam solusi ini, mereka tidak hanya memenuhi target kandungan daur ulang, tetapi juga menutup kesenjangan pendanaan untuk solusi pengelolaan limbah di wilayah yang paling membutuhkan, serta menciptakan lapangan kerja di komunitas yang paling terdampak oleh krisis polusi plastik. 

Di Indonesia, artinya perusahaan dapat mendukung proyek-proyek lokal dan memastikan investasinya berdampak langsung bagi solusi pengelolaan limbah dalam negeri.”

Sejak tahun 1950-an, dunia telah memproduksi sekitar 9 miliar ton plastik. Saat ini, hanya 9 persen yang didaur ulang, sementara 72 persen lainnya dibuang ke TPA, dibakar, atau mencemari lingkungan sehingga merusak ekosistem dan mengganggu kehidupan masyarakat. 

PBB memperkirakan untuk menghentikan polusi plastik pada 2040, dibutuhkan investasi global sebesar US$1.64 triliun. Kebutuhan terbesar dititikberatkan di negara-negara Global South yang masih minim infrastruktur pengelolaan sampah.

 

Namun, menurut The Circulate Initiative, pasar negara berkembang hanya menerima 6% dari total investasi global dalam ekonomi sirkular plastik pada 2018 hingga 2023. Studi Bank Dunia memperkirakan terdapat kesenjangan pendanaan sebesar US$28–$40 per ton untuk pengumpulan sampah dan US$24–$40 per ton untuk infrastruktur daur ulang di negara-negara seperti Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Baca Juga :  Pj Bupati Syarif Kamaruzaman Hadiri Malam Ramah Tamah Keluarga Besar DPRD Kubu Raya

 

Mitra Proyek PCX Markets di India

Dengan menggabungkan kredit plastik dengan resin daur ulang terverifikasi yang diproduksi oleh mitra proyek yang sama, PCX mampu memberikan solusi yang telah terbukti, terukur, dan telah diaudit bagi bisnis dalam memenuhi target pengurangan plastik murni di hulu dan pengolahan plastik di hilir.

Solusi ini dirancang untuk membantu bisnis dapat mematuhi regulasi Pemerintah Indonesia, termasuk kewajiban penggunaan minimal 50 persen kandungan daur ulang untuk semua jenis plastik pada 2029, kemasan yang 100% dapat didaur ulang, dan adopsi sistem Extended Producer Responsibility (EPR).

Berita Terkait

Prajurit TNI Asah Kemampuan Mobil Udara dalam Super Garuda Shield 2025
Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia
Bahasan Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Stunting
Mayoritas Wilayah Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan, Singkawang dan Sambas Waspada Petir
Prakiraan Cuaca Kalbar 31 Agustus: Pagi Cerah, Sore-Malam Hujan Ringan
BMKG: Sejumlah Wilayah Kalbar Berpotensi Hujan Ringan, Waspada Petir
Kalbar Catat 1.460 Titik Panas, Ketapang Tertinggi
Himbauan FKUB Kalbar Untuk Kerukunan Dan Kedamaian Kalimantan Barat Dan Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:27 WIB

Prajurit TNI Asah Kemampuan Mobil Udara dalam Super Garuda Shield 2025

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:22 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:17 WIB

Bahasan Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Stunting

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:11 WIB

Mayoritas Wilayah Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan, Singkawang dan Sambas Waspada Petir

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:08 WIB

Prakiraan Cuaca Kalbar 31 Agustus: Pagi Cerah, Sore-Malam Hujan Ringan

Minggu, 31 Agustus 2025 - 07:49 WIB

Kalbar Catat 1.460 Titik Panas, Ketapang Tertinggi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Himbauan FKUB Kalbar Untuk Kerukunan Dan Kedamaian Kalimantan Barat Dan Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:21 WIB

DFSK Jadi Sponsor Teknis ICF Canoe Sprint and Paracanoe World Championships 2025: Dukung Kompetisi Global Lewat Pengalaman Berkendara Mobil Pintar

Berita Terbaru

Bisnis

Bahasan Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Stunting

Minggu, 31 Agu 2025 - 08:17 WIB