Alat Produksi Hidrogen Canggih Raih Hadiah Utama dan Dana Senilai $1 Juta dalam Ajang TERA

- Editor

Jumat, 10 Mei 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPURA.ID (HONG KONG)  — Hasil TERA-Award Smart Energy Innovation Competition edisi ketiga, diadakan oleh Towngas, telah diumumkan di Hong Kong. Kategori Emas dan hadiah senilai US$ 1 juta berhasil dimenangkan sebuah proyek alat produksi hidrogen alkalin canggih. Proyek yang dijalankan tim riset asal Tiongkok ini secara signifikan mengurangi biaya produksi hidrogen. Sementara, tim asal Israel sukses memenangkan Kategori Perak atas sistem penyimpanan hidrogen dengan kondisi yang mendekati suhu lingkungan (near-ambient); tim lain asal Tiongkok juga meraih Kategori Perunggu atas materi sistem penyimpanan energi panas/dingin yang fleksibel. (23 April 2024).

Pemenang Kategori Emas, juga meraih dana US$ 1 juta, adalah Hua Xia Hydrogen Technology asal Tiongkok. Perusahaan ini mengembangkan desain yang sangat efisien untuk produksi hidrogen melalui elektrolisis air yang hanya membutuhkan kurang dari 4,3 kWh arus DC per kubik meter hidrogen. Teknologi ini memfasilitasi produksi hidrogen secara langsung dari energi terbarukan, menghemat biaya peralatan, serta meningkatkan stabilitas operasional jangka panjang. Lebih lagi, teknologi ini dapat diaplikasikan di berbagai sektor, seperti industri, transportasi, kelistrikan, serta konstruksi sebagai solusi hemat biaya untuk memproduksi hidrogen.

Proyek yang memenangkan Kategori Perak, “Reshaping H2 Storage and Transportation”, digarap oleh tim riset asal Israel. Tim ini menggunakan air dan bikarbonat untuk menyimpan hidrogen, menawarkan sejumlah keunggulan berkat bahan yang tidak beracun, tahan api, dan tidak memicu ledakan. Bahan ini juga dapat dikirim dalam suhu dan tekanan udara yang mendekati suhu lingkungan sehingga memangkas biaya penyimpanan dan pengiriman hidrogen hingga di bawah US$ 1 per kilogram.

Sementara, Kategori Perunggu diraih sebuah proyek yang memanfaatkan teknologi phase change material (PCM) berefisiensi tinggi untuk menggantikan solusi pendingin atau pemanas konvensional. PCM dapat menyerap dan menyimpan energi panas atau dingin dalam rentang suhu -150°C hingga 1.000°C, Maka, PCM cocok diaplikasikan dalam alat penyejuk udara, cold storage, dan pusat data. Teknologi ini menyediakan sistem pengendalian suhu yang lebih aman dan stabil sekaligus mencapai peak shifting nol karbon, serta efisiensi energi hingga 20%.

Baca Juga :  PLN Berbagi Kebahagiaan Jelang Idulfitri, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat dan Panti Asuhan di Kalimantan Barat

TERA-Award edisi ketiga diikuti 450 proyek nol karbon dari 59 negara dan wilayah di seluruh dunia. Jumlah ini naik 60% dibandingkan tahun lalu. Dr. Lee Ka-kit, Pendiri TERA-Award, berkata, “TERA-Award telah menjadi wadah yang menyatukan pebisnis yang menghadirkan inovasi teknologi energi global. Lebih lagi, ajang ini telah menyediakan layanan lengkap bagi para ilmuwan yang ingin memasarkan hasil risetnya. TERA-Award akan berkembang dari kompetisi menjadi platform akselerator bisnis teknologi nol karbon.” Dr. Lee mengajak berbagai pebisnis teknologi nol karbon dunia agar bergabung dengan TERA-Award dan berkolaborasi menciptakan masa depan yang berkelanjutan lewat inovasi teknologi.

Berita Terkait

Bupati Sujiwo dan Kapolres Kubu Raya Ajak Jaga Persatuan Bangsa Dan Kekondusifan
Bupati Sujiwo: Jangan Sampai Aspirasi Masyarakat Tercoreng Aksi Anarkis
Komunitas Ojol melaksanakan Sholat ghoib & doa bersama untuk Alm. Affan Kurniawan
Satgas Korpasgat Amankan Keberangkatan dan Kedatangan Gubernur Papua Selatan dalam Kunjungan Kerja
Prajurit TNI Asah Kemampuan Mobil Udara dalam Super Garuda Shield 2025
Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia
Bahasan Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Stunting
Mayoritas Wilayah Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan, Singkawang dan Sambas Waspada Petir

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:09 WIB

Bupati Sujiwo dan Kapolres Kubu Raya Ajak Jaga Persatuan Bangsa Dan Kekondusifan

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:03 WIB

Bupati Sujiwo: Jangan Sampai Aspirasi Masyarakat Tercoreng Aksi Anarkis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:25 WIB

Komunitas Ojol melaksanakan Sholat ghoib & doa bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:04 WIB

Satgas Korpasgat Amankan Keberangkatan dan Kedatangan Gubernur Papua Selatan dalam Kunjungan Kerja

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:22 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:17 WIB

Bahasan Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Stunting

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:11 WIB

Mayoritas Wilayah Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan, Singkawang dan Sambas Waspada Petir

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:08 WIB

Prakiraan Cuaca Kalbar 31 Agustus: Pagi Cerah, Sore-Malam Hujan Ringan

Berita Terbaru