Pelatihan Pengelolaan Minyak Kelapa bagi Jaringan Tani Perempuan di Pulau Maya

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Pengelolaan Minyak Kelapa bagi Jaringan Tani Perempuan di Pulau Maya

TANJUNGPURA.ID (KAYONG UTARA)  — Lembaga Gemawan memfasilitasi pelatihan pengolahan produk turunan kelapa dalam bentuk minyak kelapa murni (VCO) kepada jaringan tani perempuan komoditas kelapa di Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara.

 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada bulan Juli 2025 di Desa Dusun Besar, sebagai bagian dari tindak lanjut rencana kerja jaringan tersebut dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal dan mendorong kemandirian ekonomi komunitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Gemawan wilayah Kayong Utara menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan perempuan petani dalam memanfaatkan potensi komoditas kelapa yang melimpah di wilayah pesisir. Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk memperkuat kapasitas ekonomi rumah tangga serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap minyak sawit.

“Melalui metode pelatihan ini, komunitas perempuan tani didorong untuk memproduksi minyak kelapa sebagai bentuk usaha rumah tangga berbasis pertanian lokal, sekaligus sebagai bentuk kampanye kemandirian pangan dan energi rumah tangga,” jelasnya.

Baca Juga :  Dalam Rangka International Repair Day, UNIQLO Gelar Pelatihan Sashiko di BAPAS Jakarta Pusat

Salah satu narasumber kegiatan, Mahera ,anggota Serikat Perempuan Kayong Utara (SETARA) yang juga berasal dari Pulau Maya , menyampaikan bahwa minyak kelapa memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Di antaranya, mengandung asam laurat yang bersifat antioksidan dan antibakteri, membantu menyeimbangkan kadar kolesterol, mendukung kesehatan jantung, menjaga fungsi pencernaan, serta baik untuk perawatan kulit dan rambut.

Mahera juga menjelaskan secara rinci tahapan proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional. Proses diawali dengan pemilihan buah kelapa tua berkualitas tinggi, yang memiliki kandungan minyak lebih tinggi dan daya simpan yang lebih baik.

Setelah itu, kelapa diparut menggunakan alat tradisional dan diperas untuk menghasilkan santan murni. Santan kemudian disaring menggunakan kain kasa bersih sebelum dimasak.

Untuk menjaga aroma, santan yang dimasak dapat ditambahkan daun pandan. Proses pemanasan dilakukan selama 4 hingga 5 jam dengan menggunakan bahan bakar kayu. Ketika minyak mulai terlihat jernih dan ampasnya berubah warna menjadi cokelat keemasan, api segera dimatikan dan minyak didinginkan. Penyaringan akhir dilakukan menggunakan saringan bambu atau logam sebelum dikemas ke dalam botol kaca.

Baca Juga :  Komite Mualaf Kalbar Bersama Penyuluh Agama Non PNS Berikan Pelatihan Fardhu Kifayah Dan Study Al-Quran

“Meskipun terkesan rumit, jika dilakukan dengan teliti dan konsisten, proses ini justru menjadi sederhana dan sangat potensial sebagai usaha rumah tangga,” ujar Mahera.

Dengan melimpahnya sumber daya kelapa di wilayah pesisir, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat, khususnya perempuan, untuk memanfaatkan bahan baku lokal secara optimal. Selain sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga, produk minyak kelapa juga berpotensi menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi yang dapat memperkuat peran perempuan dalam ekonomi desa.

Berita Terkait

DFSK Jadi Sponsor Teknis ICF Canoe Sprint and Paracanoe World Championships 2025: Dukung Kompetisi Global Lewat Pengalaman Berkendara Mobil Pintar
Satgas Korpasgat Pastikan Keamanan Bandara Douw Aturure, Kawal Keberangkatan Gubernur Papua Tengah
Bupati Sujiwo: Jangan Prematur Menyimpulkan Proyek Jalan Mega Timur Asal-asalan
Fun Run dan Fun Walk Kubu Raya Dihadirkan Puluhan Ribu Peserta, Doorprize Spektakuler Jadi Rebutan
Bupati Sujiwo Minta Maaf Atas Kemacetan & Kekurangan Kupon Saat Jalan Sehat Gebyar HUT RI
Bupati Sujiwo dan Kepala Disporapar Kubu Raya Sampaikan Permohonan Maaf
Wakil Bupati Sukiryanto Lepas Ribuan Peserta Fun Walk HUT RI ke-80
Bupati Romi Lantik Erwin Sudrajat sebagai Sekda Kayong Utara

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:21 WIB

DFSK Jadi Sponsor Teknis ICF Canoe Sprint and Paracanoe World Championships 2025: Dukung Kompetisi Global Lewat Pengalaman Berkendara Mobil Pintar

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:14 WIB

Satgas Korpasgat Pastikan Keamanan Bandara Douw Aturure, Kawal Keberangkatan Gubernur Papua Tengah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:17 WIB

Bupati Sujiwo: Jangan Prematur Menyimpulkan Proyek Jalan Mega Timur Asal-asalan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Fun Run dan Fun Walk Kubu Raya Dihadirkan Puluhan Ribu Peserta, Doorprize Spektakuler Jadi Rebutan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:27 WIB

Bupati Sujiwo Minta Maaf Atas Kemacetan & Kekurangan Kupon Saat Jalan Sehat Gebyar HUT RI

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:21 WIB

Wakil Bupati Sukiryanto Lepas Ribuan Peserta Fun Walk HUT RI ke-80

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:18 WIB

Bupati Romi Lantik Erwin Sudrajat sebagai Sekda Kayong Utara

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:16 WIB

Rokidi Launching QRIS Dinamis Di HUT RI KE 80 Di Kubu Raya

Berita Terbaru